La Madini,
S.Pd, MM.Pd: Kegiatan Ketahanan Pangan sangat luar biasa
Lalibo- Pihak SMKN 2 Buton
Tengah suskes melakukan penanaman atas tujuh macam jenis tanaman pada program ketahanan
pangan (Ketapang) 2023 yang dicanangkan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Provinsi Sulawesi Tenggara secara serentak kepada seluruh SMA dan SMK se Sultra
pada Selasa (6/6/2023) pukul 15.30 Wita di Lahan SMKN 2 Buton Tengah. Demikian
dikemukakan Kepala SMKN 2 Buton Tengah, La Madini, S.Pd, MM.Pd.
“Alhamdulillah, hari ini
walalupun dengan sarana yang terbatas, kami bisa juga mensukseskan program
ketapang ini dengan melakukan penanaman atas tujuh macam jenis tanaman,” ungkap
La Madini, S.Pd, MM.Pd. Beliau menambahkan, pihaknya bersyukur karena di SMKN 2
Buton Tengah masih memiliki lahan yang cukup untuk melakukan penanaman pada
program ketapang ini, sehingga lahan yang tadinya tidak terpakai menjadi bisa
termanfaatkan.
Menurut La Madini, S.Pd, MM.Pd,
dalam penanaman ini sesuai intruksi dari dinas, tanaman wajib untuk ditanama
ada tiga jenis yakni cabe, tomat, dan bawang merah. Sedangkan jenis tanaman
tambahan yang bisa ditanam yakni umbi-umbian dan jagung. “Kami berhasil
melakukan penanaman bahkan ada tiga jenis tanaman yakni cabe, tomat, daun
bawang,” terangnya.
Dalam kegiatan penanaman ini,
lanjut La Madini, S.Pd, MM.Pd, di hadiri oleh penyuluh pertanian Kec.
Mawasangka Tengah yang memberi pengarahan sekaligus mendampingi siswa-siswa SMKN
2 Buton Tengah dalam melakukan penanaman, kegiatan ini juga dihadiri oleh
seluruh dewan guru, tata usaha, dan siswa siswi kelas X dan XI. “Setelah kami
melakukan penanaman, insyaa Allah tinggal kami melakukan pemeliharaan dan
perawatan agar tanaman yang sudah ditanam bisa terhindar dari hama dan
mendapatkan hasil yang diharapkan,” harapnya.
La Madini, S.Pd, MM.Pd
mengungkapkan, program kegiatan ketapang 2023 ini merupakan salah satu
terobosan yang luar biasa yang dilakukan oleh pihak dinas pendidikan dan
kebudayaan karena mampu berinovasi dalam memberdayakan potensi-potensi yang ada
di sekolah, khususnya lingkup SMA dan SMK di Sultra. “Kami meyakini, ke depan
akan banyak inovasi yang bisa dilakukan oleh kadis dalam mengembangkan potensi
sekolah yang belum tersentuh, dan akan menjadi terobosan bagi pendidikan di
sultra. Terima kasih pak kadis,” jelasnya.


Tuliskan Komentar Anda